sarwan rachmadi

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Jujur Vs Tidak Jujur
http://j-cul.com/kejeniusan-orang-jepang-dalam-menyontek/

Jujur Vs Tidak Jujur

Jujur, Kejujuran Memerlukan Keteladanan

Ketika membaca tulisan sahabat guru alumni Sagusabu Sukoharjo yang berasal dari Wonogiri, semakin membuat kita prihatin atas semakin pudarnya karakter anak bangsa. Sebuah dugaan ketidakjujuran juri yang telah diberi kepercayaan untuk memberikan penilaian secara obyektif.

Memang, penanaman karakter tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Kejujuran adalah kepribadian dan sikap yang hanya dapat ditempa melalui pembiasaan secara konsisten. Sikap mental kejujuran, baik lisan maupun perbuatan membutuhkan kesungguhan yang dipatrikan dalam hati masing-masing pribadi.

Revolusi mental yang didengung-dengungkan tak akan cukup untuk memperbaiki karakter bangsa, selama tidak kita mulai dari diri sendiri. Untuk selanjutnya kita tanamkan kepada anak didik kita agar dapat membiasakan kejujuran sejak kecil. Karena kita sebagai guru memiliki tugas yang berat, bukan hanya mengajar tetapi lebih utama adalah mendidik mereka agar memiliki karakter yang kuat. Nilai yang tinggi tidak memjamin mereka untuk bisa sukses di fase berikutnya.

Ketidakjujuran telah jamak kita temui di sekitar kita, mulai dari politikus, masyarakat hingga ke lingkungan di dekat kita. Pun ketidakjujuran sering terjadi ketika anak didik kita mengerjakan tugas dan ulangan. Mereka sering kita lihat melakukan berbagai kecurangan demi mendapatkan jawaban.

Penanaman kejujuran tidak terlepas dari keteladanan orang dewasa. Sudahkah kita sebagai guru memberikan teladan yang baik untuk anak didik kita? Tentu kita semua berharap dapat memberikan motivasi dan teladan kepada mereka agar dapat menerapkan kejujuran dalam keseharian.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

search